![]() |
| Inilah.com |
INILAH.COM, Jakarta- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tidak akan latah atau ikut-ikutan menyampaikan perlunya pencalonan presiden 2014 sejak dini, apalagi menyampaikan sosok kader PKS yang layak maju mencapres.
Ketua DPP PKS, Mustafa Kamal menegaskan, PKS tidak merasa terancam dengan wacana yang dilontarkan oleh elit politik PDIP, Taufiq Kiemas meski nanti akan ada nama capres yang digelontorkan PDIP.
"Tidak, tidak ada ancaman. Tradisi politik PKS tidak seperti itu, PKS memiliki dan akan menjalankan mekanisme yang disiplin," ujar Mustafa ketika dihubungi INILAH.COM, Selasa(4/1/2011) malam.
Seperti diketahui, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas menilai saat ini sudah harus berbicara mengenai calon Presiden 2014. "Dua tahun lagi cepet lho buat poltik. Lebih baik bicara sekarang daripada nanti. Nanti jadi transaksional," ujar Ketua MPR RI itu kemarin.
Mustafa justru berpendapat, capres yang disampaikan terlalu dini pasti memiliki kekurangannya bahkan menemui kegagalan. Namun demikian, PKS katanya, menghormati wacana yang dilontarkan Taufiq tersebut.
"Dalam tradisi politik yang baik dan mapan, yang dimunculkan terlalu dini malah biasanya tidak akan jadi. Kita serius, kita berharap pada waktunya secara alamiah itu akan mengerucut pada waktunya yang terbaik," urai Mustafa.
Dia menegaskan, sebelum memunculkan nama capres yang akan diusung, PKS akan mengikuti mekanisme yang berlaku diinternalnya termasuk mengetahui posisi kader di mata publik.
"Misalnya melalui survey, jangan sampai terlalu pagi. Dan yang terpenting, jangan hanya iseng-iseng, tapi dibuat sistem yang terbaik dan ada pertanggungjawaban kepada publik, ini sikap resmi partai," pungkas dia.
Ketua DPP PKS, Mustafa Kamal menegaskan, PKS tidak merasa terancam dengan wacana yang dilontarkan oleh elit politik PDIP, Taufiq Kiemas meski nanti akan ada nama capres yang digelontorkan PDIP.
"Tidak, tidak ada ancaman. Tradisi politik PKS tidak seperti itu, PKS memiliki dan akan menjalankan mekanisme yang disiplin," ujar Mustafa ketika dihubungi INILAH.COM, Selasa(4/1/2011) malam.
Seperti diketahui, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas menilai saat ini sudah harus berbicara mengenai calon Presiden 2014. "Dua tahun lagi cepet lho buat poltik. Lebih baik bicara sekarang daripada nanti. Nanti jadi transaksional," ujar Ketua MPR RI itu kemarin.
Mustafa justru berpendapat, capres yang disampaikan terlalu dini pasti memiliki kekurangannya bahkan menemui kegagalan. Namun demikian, PKS katanya, menghormati wacana yang dilontarkan Taufiq tersebut.
"Dalam tradisi politik yang baik dan mapan, yang dimunculkan terlalu dini malah biasanya tidak akan jadi. Kita serius, kita berharap pada waktunya secara alamiah itu akan mengerucut pada waktunya yang terbaik," urai Mustafa.
Dia menegaskan, sebelum memunculkan nama capres yang akan diusung, PKS akan mengikuti mekanisme yang berlaku diinternalnya termasuk mengetahui posisi kader di mata publik.
"Misalnya melalui survey, jangan sampai terlalu pagi. Dan yang terpenting, jangan hanya iseng-iseng, tapi dibuat sistem yang terbaik dan ada pertanggungjawaban kepada publik, ini sikap resmi partai," pungkas dia.
Sumber : www.inilah.com (update 5/1/2010)


11.13
PKS Semper Barat

0 komentar:
Posting Komentar